Senin, 09 Oktober 2017
ANALISIS PENERAPAN ISO 9001:2008 PADA KONTRAKTOR PT. WARINGIN MEGAH DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI BAJA DI PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DAN GUDANG PT. DJARUM RUNGKUT SURABAYA
Berdasarkan hasil penerapan iso 9001:2008 pada kontraktor PT WARINGIN MEGAH dalam pelaksaan pekerjaan kontruksi baja menyatakan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja ditinjau dari elemen pemantauan dan pengukuran proses, serta elemen pemantauan dan pengukuran produk di Proyek Pembangunan Kantor dan Gudang PT. Djarum. Selain itu untuk mengetahui dampak sertifikasi ISO 9001:2008 bagi perusahaan kontraktor PT. Waringin Megah.
Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 12 Juni s/d 14 Agustus 2012 di Proyek Pembangunan Kantor dan Gudang PT. Djarum yang berlokasi di JL. Raya Rungkut Industri No. 1A Surabaya. Data diambil menggunakan metode pengkajian literatur, observasi, interview dan dokumentasi. Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 pada elemen pemantauan dan pengukuran proses, serta elemen pemantauan dan pengukuran produk di Proyek Pembangunan Kantor dan Gudang PT. Djarum dengan menggunakan checklist.
Jumlah Sampel dalam penelitian ini diambil dari jumlah rata-rata pekerjaan kolom, balok, dan kuda-kuda dengan menggunakan rumus Slovin dalam Suryana (2010:108) sebagai berikut:
Dimana: n = Jumlah sampel yang dicari N = Jumlah populasi e = Persen ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih dapat ditolerir.
Tabel 4.1 Perbandingan Prosedur Berdasarkan ISO 9001:2008 dengan Realisasi di Lapangan atas Elemen Pemantauan dan Pengukuran Proses untuk Pekerjaan Kolom, Balok, dan Kuda-Kuda (Rafter)
Dari hasil data penagamatan diatas bahwa pada klausal 8.2.3 organisasi harus menerapkan metode pemantauan yang sesuai jika memungkinkan dilaksanakan dimana prosedur kerjanya yaitu membuat jadwal pelaksanaan kerja dengan realisasi yang sesuai menandakan apabila semua pekerjaan sesuai dengan jadwal maka proses pengerjaan kerja berjalan dengan baik, membuat prosedur tertulis berupa cara pelaksanaan kerja realisasi sesuai, membuaty gambar kerja realisasi berjalan, menetapkan dan menerapkan prosedur k3 berjalan sesuai, menetapkan semua peralatan yang digunakan dalam proyek realisasi sesuai, memiliki buku standar sesuai dengan persyaratan proyek yang ditetapkan sesuai berjalan, berdasarkan hasil klausal 8.2.3 organisasi harus melakukan pengkuran proses sistem manajemen mutu dimana prosedur kerjanya yaitu perakitan berjalan sesuai dengan realisasi, pemasanhgan berjalan sesuai dengan realisasi. Berdasarkan klausal 8.2.3 organisasi melakukan koreksi dan tindakan korektif dimana prosedur kerjanya yaitu melakukan pemeliharaan yang digunakan diproyek realisasi sesuai, sedangkan membuat jadwal pemeliharaan peralatan yang digunakan diproyek realisasi berjalan sesuai.
Dimana dari hasil table diatas menyatakan bahwa rekapitulasi penilaian pekerjaan kontruksi baja adalah berdasarkan jenis pekerjaannya yaitu pekerjaan kolom dengan skor rata-rata 8,12, pekerjaan balok skor rata-rata 8,07 dan pekerjaan rafter 8,03 dengan jumlah keseluruhan rakiptulasi pekerjaan kontruksi baja adalah sebesar 24,22.
Dari data diatas menyatakan bahwa prosedur dari iso 9001:2008 menyatakana pada klausal 8.2.4 organisasi harus memantau dan mengukur karakteristik produk dimana prosedur PT Waringin megah menetapkan tolak ukur mutu hasil pekerjaan realisasinya berjalan, klausal 8.2.4 organisasi melakukan verifikasi bahwa persyaratan produk terpenuhi berjalan sesuai, klausal 8.2.4 rekaman menunjukkan porsenel yang berwewenang melepas produk persyaratan membuat catatan tertulis berupa record berjalan sesuai.
Rekapitulasi penilaian pekerjaan kontrruksi baja pada jenis pekerjaan kolom skor rata-rata 8,49, pekerjaan balok skor rata-rata 8,22 dan pekerjaan rafter 8,44 dengan jumlah keseluruhan yaitu 25,15.
DAMPAK SERTIFIKASI ISO 9001:2008
- Sertifikasi ISO 9001:2008 sangatlah berpengaruh penting bagi perusahaan kontraktor PT. Waringin Megah dalam berkompetisi di era persaingan pasar global saat ini.
- Sertifikasi ISO 9001:2008 mempunyai dampak positif bagi perusahaan kontraktor PT. Waringin Megah. Hal ini dapat dilihat dari kondisi perusahaan semakin membaik dan terbukti selama kurun waktu tiga tahun terakhir sesudah mendapatkan standar ISO 9001:2008 pada tahun 2010, 2011, dan 2012 perusahaan terus mengalami peningkatan prestasi dalam pencapaian perolehan proyek di Wilayah Indonesia khususnya daerah Surabaya dan sekitarnya.
KESIMPULAN
Berdasarkan penerapan ISO 9001:2008 bahwa kesimpulan yang didapat adalah :
a. Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja ditinjau dari elemen pemantauan dan pengukuran proses sudah cukup baik dengan skor 8.07.
b. Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja ditinjau dari elemen pemantauan dan pengukuran produk sudah cukup baik dengan skor 8.38.
c. Ketidaksesuaian yang ditemukan pada proyek ini adalah menetapkan dan menerapkan prosedur K3, melakukan pemeliharaan peralatan yang digunakan di proyek, membuat jadwal pemeliharaan peralatan yang digunakan di proyek, dan melakukan pengesahan dengan menggunakan checklist pada saat produk selesai.
d. Sertifikasi ISO 9001:2008 mempunyai dampak positif dimana kondisi perusahaan semakin membaik dan meningkatnya perolehan proyek.
Langganan:
Komentar (Atom)